Literatur Review: Perbandingan Aktivitas Antiinflamasi Daun Kirinyuh dan Daun Sungkai pada Model Hewan

  • Putri Sesrilia Vinata
N/ACitations
Citations of this article
8Readers
Mendeley users who have this article in their library.
Get full text

Abstract

Penelitian ini merupakan kajian literatur yang membandingkan aktivitas antiinflamasi ekstrak etanol daun kirinyuh (Chromolaena odorata L.) dan daun sungkai (Peronema canescens Jack) pada model hewan. Inflamasi yang tidak terkendali berpotensi berkembang menjadi penyakit kronis, sedangkan penggunaan obat antiinflamasi sintetis sering menimbulkan efek samping. Kajian ini bertujuan membandingkan aktivitas antiinflamasi ekstrak etanol daun kirinyuh (Chromolaena odorata L.) dan daun sungkai (Peronema canescens Jack) pada hewan uji. Metode yang digunakan ialah telaah literatur sistematis terhadap artikel lima tahun terakhir. Hasil menunjukkan bahwa ekstrak daun kirinyuh dosis 125 mg/kgBB menurunkan volume udem dan kadar IL-6 mendekati efektivitas deksametason, sedangkan ekstrak daun sungkai konsentrasi 15% memberikan inhibisi inflamasi sebesar 58,33% melalui penurunan volume eksudat dan leukosit. Disimpulkan bahwa keduanya berpotensi sebagai fitofarmaka antiinflamasi dengan mekanisme berbeda, yakni kirinyuh melalui penekanan sitokin dan sungkai melalui penghambatan COX-2 serta produksi NO.

Cite

CITATION STYLE

APA

Putri Sesrilia Vinata. (2025). Literatur Review: Perbandingan Aktivitas Antiinflamasi Daun Kirinyuh dan Daun Sungkai pada Model Hewan. Journal of Literature Review, 1(2), 603–609. https://doi.org/10.63822/chenfm83

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free