Pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Peran musyrifah dalam pembinaan birrul walidain di pondok pesantren Musthafawiyah. 2) Peningkatan akhlak santriati setelah pembinaan birrul walidain di pondok pesantren Musthafawiyah. 3) Hambatan musyrifah dalam menerapkan pembinaan birrul walidain di pondok pesantren Musthafawiyah. Penelitian ini menggunakan jenis kualitatif. Sumber data diperoleh dari kepala sekolah, pembina asrama, guru asrama dan Siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumen. Keabsahan data dilakukan dengan perpanjangan keikutsertaan, ketekunan pengamatan, dan triangulasi. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian dan penarikan kesimpulan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa: 1) Peran musyrifah dalam pembinaan birrul walidain santriati di pondok pesantren musthafawiyah adalah guru harus berperan sebagai pengajar, guru sebagai pemimpin, guru sebagai pembimbing, guru sebagai pengatur lingkungan, guru sebagai partisipan, guru sebagai ekspeditur, guru sebagai motivator, 2) Adanya peningkatan akhlak santriati setelah pembinaan birrul walidain di pondok pesantren musthafawiyah melalui metode-metode yang sudah diterapkan, dapat dilihat dengan adanya perubahan-perubahan sikap santriati. 3) Hambatan yang dihadapi oleh musyrifah dalam pembinaan birrul walidain santriati di pondok pesantren musthafawiyah adalah santriati yang tidak mendengarkan nasehat oleh guru, didikan dari orang tua di rumah dan di lingkungan tempat tinggalnya.
CITATION STYLE
Nst, P. T., Al-Husna, K. I., & Nst, R. A.-H. (2024). Peran Musyrifah Dalam Pembinaan Birrul Walidain Di Pondok Pesantren Musthafawiyah Desa Purba Baru Kabupaten Mandailing Natal. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 1(11), 3112–3117. https://doi.org/10.59837/jpmba.v1i11.663
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.