Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk membahas fenomena Bullying dan krisis nilai kemanusiaan dalam kasus Timothy Anugrah melalui perspektif Sosiologi Agama. Fenomena Bullying dipahami tidak hanya sebagai penyimpangan perilaku individu, tetapi juga sebagai bentuk krisis moral dan spiritual dalam kehidupan sosial masyarakat modern. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan mengkaji berbagai sumber literatur seperti jurnal ilmiah, berita, dan dokumen yang relevan dengan tema Bullying, nilai kemanusiaan, dan teori-teori sosiologi. Penelitian dilakukan menggunakan empat pendekatan teori, yaitu Konflik, Anomie, Interaksionisme Simbolik, dan Fungsionalisme Struktural. Hasil kajian menunjukkan bahwa kasus Bullying terhadap Timothy mencerminkan melemahnya fungsi lembaga sosial, ketimpangan kekuasaan dalam hubungan sosial, hilangnya pedoman nilai (anomie), serta kesalahan makna simbolik dalam interaksi sosial. Dalam perspektif Sosiologi Agama, krisis kemanusiaan ini muncul akibat rendahnya internalisasi nilai kemanusiaan dan moral, sehingga diperlukan penguatan pendidikan karakter berbasis spiritualitas dan empati sosial sebagai solusi dalam membangun kembali nilai-nilai kemanusiaan di masyarakat.
Cite
CITATION STYLE
Hadijah, S., Rana, R., Satika, P., Oktavia, T. S., & Fakhrurrozi, F. (2025). Bullying dan Krisis Nilai Kemanusiaan: Perspektif Sosiologi Agama Terhadap Kasus Timothy Anugrah. EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, 5(3), 646–656. https://doi.org/10.56832/edu.v5i3.2002
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.