PEMANFAATAN ICT UNTUK PENDIDIKAN PENCEGAHAN HIV/AIDS DI DAERAH PERBATASAN GREATER MEKONG SUBREGION

  • Sadiman D
N/ACitations
Citations of this article
6Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Dari sekitar 40 juta pengidap HIV/AIDS di dunia pada akhir tahun 2003, lebih dari 7 juta orang berada di kawasan Asia dan Pasifik. Hampir 2 juta di antaranya ada di negara-negara Greater Mekong Subregion (GMS): Kamboja, Laos, Myanmar, Thailand, Vietnam, dan propinsi YunnanCina. Angka ini meningkat dengan dibukanya daerah perbatasan untuk pariwisata dan perdagangan yang berdampak pada peningkatan arus penduduk melintas batas dan menyebarnya HIV/AIDS. Mayoritas penduduk perbatasan ini terutama wanitanya rentan akan infeksi dan tertular penyakit ini karena kurangnya akses ke layanan pendidikan dan kesehatan, kemiskinan, kurangnya informasi yang cocok secara budaya dalam bahasa daerah mereka, terisolirnya secara sosial dan kultural dari kelompok masyarakat lainnya, penggunaan obatobatan dan minuman keras, perdagangan manusia dan keterlibatan dalam perdagangan seks. Dalam kaitan ini, Organisasi Menteri-Menteri Pendidikan Asia Tenggara (SEAMEO), UNESCO, Departemen Pendidikan dan Departemen Kesehatan enam negara GMS telah merancang dan melaksanakan program pemanfaatan ICT untuk pendidikan pencegahan HIV/AIDS. Tulisan ini mengulas program SEAMEO di 36 SMP di kesembilan daerah perbatasan keenam negara GMS dan berbagi pengalaman serta pelajaran yang dapat dipetik dari program kerjasama regional tersebut.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sadiman, Dr. A. S. (2018). PEMANFAATAN ICT UNTUK PENDIDIKAN PENCEGAHAN HIV/AIDS DI DAERAH PERBATASAN GREATER MEKONG SUBREGION. Jurnal Teknodik, 005–013. https://doi.org/10.32550/teknodik.v12i1.415

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free