Abstract
Kata Gender (dibaca jender) berasal dari Bahasa Inggris yang berarti jenis kelamin.[1] Pada umumnya perbedaan laki-laki dan perempuan dari segi seks/jenis kelamin secara biologis ini diistilahkan dengan perbedaan kodrati yang bersifat mutlak tidak bisa ditukar. Perempuan memiliki rahim, payudara, ovarium, haid, hamil dan melahirkan. Sedangkan laki-laki memiliki penis dan sperma untuk pembuahan. Perbedaan ini bersifat alami sepanjang masa dan berlaku bagi semua manusia di manapun berada, tidak pandang kaya miskin, pejabat atau rakyat, perkotaan atau pedesaan. Adapun perbedaan laki-laki dan perempuan yang dihasilkan interpretasi sosial dan simbolik atau social construction, atau perbedaan non kodrati, bisa berubah dari waktu ke waktu, maupun tempat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian yang ditujukan untuk mendeskripsikan dan menganalisis fenomena, peristiwa, aktifitas sosial, sikap, kepercayaan, persepsi, dan pemikiran orang secara individu maupun secara kelompok Hadis-hadis tentang gender dalam pembahasan ini adalah disusun berdasarkan pengklasifikasian tersebut dan atau berdasarkan tematiknya, yaitu masalah penciptaan perempuan, mengenai tugas/tanggung jawab suami istri, perihal keutamaan laki-laki, menyangkut kepemimpinan perempuan, serta yang bertalian dengan kemitraan laki-laki dan perempuan. [1] Echols, John M., Hasan Shadily, 1983,Kamus Inggris Indonesia, Gramedia, Jakarta, hal 265.
Cite
CITATION STYLE
Ali Mohtarom. (2021). HADITS-HADITS TENTANG KEADILAN GENDER. Jurnal Mu’allim, 3(1), 89–103. https://doi.org/10.35891/muallim.v3i1.2454
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.