Abstract
Latar belakang: Presbikusi menjadi permasalahan pada lebih dua pertiga lansia yang berumur diatas 70 tahun. Peluang terjadinya presbikusis lebih besar pada lansia yang menderita Diabetes Mellitus (DM) atau diabetes. Metode: metode pengabdian kepada Masyarakat berupa penyuluhan dan edukasi yang dibagi menjadi dua tahap. Pada tahap pertama diberikan penyuluhan. Selanjutnya pada tahap kedua diskusi dilaksanakan dengan sesi tanya jawab antara narasumebr dan peserta. Pengabdian Masyarakat bersifat kualitatif. Hasil : Penyuluhan tentang presbikusis yang diberikan yaitu tentang penyebab dan faktor resiko presbikusis, tes audiometri dan tatalaksana presbikusis. Pada sesi diskusi permasalahan yang dihadapi lansia diabetes adalah kesulitan pengontrolan kadar gula darah. Kesimpulan : Lansia diabetesi memiliki peluang lebih besar untuk menderita presbikusis, dan resiko akan bertambah berat jika diabetesi mengalami kadar gula darah yang tidak terkontrol.
Cite
CITATION STYLE
Triansyah, I., Amran, R., Teti Vani, A., Purnama Dewi, N., & Abdullah, D. (2023). Penyuluhan Presbikusis pada Lansia Diabetesi di Puskesmas Andalas Padang. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan(JURABDIKES), 1(2), 36–40. https://doi.org/10.56260/jurabdikes.v1i2.120
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.