Rubayat Hamzah Fansuri: Kajian Strukturalisme-Semiotika

  • Osno M
N/ACitations
Citations of this article
57Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan menemukan bentuk struktur Rubayat Hamzah Fansuri dan menemukan makna melalui pembacaan semiotika. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pemaparan naratif deskriptif. Pengumpulan data menggunakan metode simak dan teknik catat. Metode analisis merujuk pada model analisis strukturalisme. Untuk menganalisis makna, metode analisis yang digunakan merujuk pada model analisis semiotika. Metode penyajian hasil analisis data dilakukan dengan metode formal dan informal. Temuan penelitian ini adalah bentuk struktur bahasa melalui sistem pemakian diksi memiliki proses sosial yang beragam. Keberagaman ini menentukan dan ditentukan oleh diksi yang terstruktur menurut kebutuhan. Pemaknaan karya secara semiotika melalui pembacaan heuristik dan hermeneutik. Secara keseluruhan Rubayat penuh dengan ironi dan hiperbola yaitu melebih-lebihkan sesuatu keadaan atau hal. Semua itu merupakan ”defamiliarisasi” atau ”deotomatisasi” untuk menimbulkan daya pesona sajak atau untuk membuat aneh (making strange) sehingga menarik perhatian.

Cite

CITATION STYLE

APA

Osno, M. (2016). Rubayat Hamzah Fansuri: Kajian Strukturalisme-Semiotika. JENTERA: Jurnal Kajian Sastra, 5(2), 74. https://doi.org/10.26499/jentera.v5i2.367

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free