Abstract
Gangguan fungsional pada sel-sel dan jaringan daun akibat serangan hama dan penyakit dapat menyebabkan perubahan pada tajuk, penyusutan kanopi dan bahkan dapat menyebabkan kematian pohon. Kondisi tajuk merupakan indikator visual untuk menilai kesehatan suatu pohon. Penyakit busuk akar merupakan salah satu penyakit yang mengancam produktivitas tegakan dan sampai saat ini belum dapat dikendalikan dengan E. pellita efektif. Metode pendeteksian penyakit busuk akar melalui pengamatan karakteritik kondisi tajuk menjadi penting untuk diketahui. Penelitian ini bertujuan mengembangkan metode penilaian kondisi tajuk guna mengetahui hubungan antara kondisi tajuk dengan keberadaan dan tingkat keparahan penyakit busuk akar pada tegakan E. pellita. E. pellita Penelitian diawali dengan mengklasifikasikan kondisi tajuk ke dalam 5 kelas. Metode klasifikasi ini diuji , dan . Penerapan metode penilaian kondisi tajuk dalam menduga repeatability reproducibility reliability keberadaan dan level keparahan penyakit busuk akar diuji pada 7 plot pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada level plot, kondisi tajuk . secara signifikan berkorelasi dengan serangan penyakit busuk akar. E pellita Namun, pada level individu pohon masih sulit dideteksi. Peluang kondisi tajuk dalam menduga E pellita keberadaan penyakit busuk akar sebesar 61,4% dan tingkat keparahan sebesar 41,6%. Penilaian potensi suatu kawasan terhadap serangan penyakit busuk akar perlu dilakukan sebelum pembukaan hutan tanaman industri agar kerugian besar akibat penyakit busuk akar dapat dihindari.
Cite
CITATION STYLE
Agustini, L., & S. B. Irianto, R. (2016). Hubungan Antara Kondisi Tajuk Eucalyptus pellita F. Muell dan Infeksi Penyakit Busuk Akar. Jurnal Penelitian Hutan Tanaman, 13(1), 1–11. https://doi.org/10.59465/jpht.v13i1.863
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.