Abstract
Penelitian ini berkaitan dengan implementasi yang dapat dilakukan untuk materi pendidikan kebencanaan dengan metode demonstrasi pada kegiatan ekstrakurikuler di SMA. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk-bentuk implementasi metode demonstrasi untuk pendidikan kebencanaan pada kegiatan ekstrakurikuler di tingkat SMA sehingga dapat memberikan pembelajaran dan peningkatan kapasitas peserta didik terhadap risiko bencana. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data berupa studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendidikan kebencanaan pada kegiatan ekstrakurikuler menggunakan metode demonstrasi membutuhkan beberapa tahapan, yaitu tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Ada dua kegiatan ekstrakurikuler di SMA yang dapat diintegrasikan dengan pendidikan kebencanaan menggunakan metode demonstrasi, yaitu Pramuka dan PMR. Kegiatan Pramuka dapat mendemonstrasikan pendidikan kebencanaan mengenai upaya mitigasi yang harus dilakukan, serta mengenai jalur dan upaya evakuasi saat terjadi bencana, pembuatan tandu untuk evakuasi korban bencana, menolong korban yang berada di ketinggian dan di dasar yang rendah, seperti lembah dengan menggunakan simpul tali, dan keterampilan pendirian tenda-tenda darurat. Sementara itu, kegiatan PMR yang dapat mendemonstrasikan pendidikan kebencanaan lebih banyak mengenai penanganan medis kepada korban bencana.
Cite
CITATION STYLE
Irnawati, A., Jalaludin, M., Jalaludin, M., & Setiawan, C. (2023). IMPLEMENTASI METODE DEMONSTRASI UNTUK PENDIDIKAN KEBENCANAAN PADA KEGIATAN EKSTRAKURIKULER DI SMA. JURNAL GEOGRAFI, 12(1), 1–7. https://doi.org/10.24036/geografi/vol12-iss1/3170
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.