PERAN MEDIATOR WORK ENGAGEMENT: PENGARUH WORK – LIFE BALANCE TERHADAP TURNOVER INTENTION

  • Sjahruddin H
  • Arsanti G
  • Mahmud M
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
26Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Abstrak Work-life balance dinyatakan sebagai faktor krusial dalam memengaruhi kesejahteraan dan retensi karyawan. Sementara ketidakseimbangan antara tuntutan pekerjaan dan kehidupan pribadi dapat memicu stres, kelelahan, dan akhirnya, niat untuk berhenti kerja (turnover intention), kausalitas tersebut tidak selalu memberikan efek langsung. Peran work engagement sebagai mediator sangat penting. Riset ini dilakukan pada 150 karyawan generasi milenial di Kota Makassar, angket disebarkan melalui google form. Terdapat 21 angket yang dinyatakan cacat sehingga menyisahkan 129 angket. Penentuan unit data analisis dilakukan dengan menggunakan teknik purposive dimana sampling ditarik dengan menggunakan pertimbangan tertentu, diantaranya rentangan Usia 29-44 tahun dan telah menikah serta bekerja. Analisis data menggunakan software SmartPLS (partial least square) 4.0. Hasil penelitian membuktikan bahwa semakin baik work life balance maka semakin tinggi tingkat keterlibatan dan antusiasme karyawan terhadap pekerjaan mereka, bahwa work-life balance memberikan hasil yang positif signifikan terhadap work engagement. Perbaikan pada work life balance menjadi pemicu keinginan karyawan untuk berhenti bekerja, bahwa work-life balance berpengaruh positif signifikan terhadap turnover intention. Semakin tinggi keterlibatan karyawan terhadap pekerjaan mereka menjadi respon atas tingginya niat karyawan untuk mengundurkan diri. Semakin baik work life balance maka semakin tinggi turnover intention melalui tingginya work engagement karyawan Abstract Work-life balance is stated as a crucial factor in influencing employee well-being and retention. While an imbalance between work demands and personal life can trigger stress, fatigue, and ultimately, turnover intention, the causality does not always have a direct effect. The role of work engagement as a mediator is very important. This research was conducted on 150 millennial generation employees in Makassar City, the questionnaire was distributed via google form. There were 21 questionnaires that were declared defective, leaving 129 questionnaires. Determination of the data analysis unit was carried out using a purposive technique where sampling was drawn using certain considerations, including the age range of 29-44 years and being married and working. Data analysis used SmartPLS (partial least square) 4.0 software. The results of the study prove that the better the work-life balance, the higher the level of employee involvement and

Cite

CITATION STYLE

APA

Sjahruddin, H., Arsanti, G., Mahmud, M., Hijaz, Z., Rahmat, A. N., & Alam, S. (2025). PERAN MEDIATOR WORK ENGAGEMENT: PENGARUH WORK – LIFE BALANCE TERHADAP TURNOVER INTENTION. JURNAL DIMENSI, 14(1), 300–316. https://doi.org/10.33373/dms.v14i1.7559

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free