PEMODELAN SEBARAN TOTAL SUSPENDED SOLID (TSS) DARI PEMBUANGAN LIMBAH PENGEBORAN DI LAUT NATUNA UTARA

  • Ari Gunawan Wardhana
  • Santoso
N/ACitations
Citations of this article
11Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Dumping limbah pengeboran (serbuk dan lumpur bor bekas) ke laut diprakirakan akan menimbulkan dampak terhadap perairan laut. Untuk memprediksi sebaran limbah di perairan laut, maka dilakukan simulasi model sebaran limbah dengan parameter utama adalah Total Suspended Solid (TSS). Sumber data untuk pemodelan berasal dari kegiatan pengeboran perusahaan migas di Laut Natuna Utara. Hasil model menunjukan peningkatan konsentrasi TSS maksimum akibat dumping lumpur bor tertinggi berkisar 60-65 mg/l yang terjadi pada Musim Peralihan II saat pengeboran section-1.  Sementara itu peningkatan konsentrasi TSS akibat serbuk bor tertinggi berkisar 5-6 mg/l pada Musim Barat saat pengeboran section-2. Jika dibandingkan dengan baku mutu TSS air laut sesuai PP No 22 Tahun 2021 Lampiran VIII untuk biota laut (20 mg/l), maka konsentrasi TSS akibat buangan lumpur bor terlihat melebihi baku mutu pada radius 50 m dari titik pembuangan, sedangkan akibat dumping serbuk bor tidak terlihat ada yang melebihi baku mutu dari radius 50 m hingga 500 m dari titik buangan.  Peningkatan konsentrasi TSS akibat dumping lumpur bor maupun serbuk bor pada jarak 500 m dari titik pembuangan di keseluruhan musim terlihat jauh di bawah baku mutu, yakni dari < 0,02 mg/l hingga < 2 mg/l.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ari Gunawan Wardhana, & Santoso. (2023). PEMODELAN SEBARAN TOTAL SUSPENDED SOLID (TSS) DARI PEMBUANGAN LIMBAH PENGEBORAN DI LAUT NATUNA UTARA. Coastal and Ocean Journal (COJ), 7(1), 1–16. https://doi.org/10.29244/coj.v7i1.44738

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free