Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis inovasi manajemen dakwah di era digital yang diterapkan oleh komunitas Hijrah Boosters, sebuah komunitas dakwah yang aktif memanfaatkan teknologi komunikasi modern. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini mengkaji strategi yang digunakan komunitas dalam memanfaatkan media sosial untuk menyebar-kan pesan-pesan keislaman yang relevan dengan generasi muda. Data penelitian diperoleh melalui observasi aktivitas daring, analisis konten, dan wawancara mendalam dengan pengurus komunitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hijrah Boosters mengadopsi beragam inovasi, seperti penggunaan platform populer Instagram, Facebook, dan Threads, yang dipadukan dengan fitur-fitur interaktif seperti live streaming, polling, reels, dan story interaktif. Strategi ini dirancang untuk membangun keterlibatan audiens secara berkelanjutan dan memperluas jangkauan dakwah. Komunitas juga menerapkan manajemen kon-ten yang terstruktur, meliputi perencanaan materi, penjadwalan unggahan secara konsisten, dan evaluasi rutin terhadap respons audiens. Meskipun demikian, komunitas menghadapi sejumlah tantangan, di antaranya persaingan konten dakwah dengan komunitas atau influencer lain, serta perubahan algo-ritma media sosial yang memengaruhi visibilitas unggahan. Tantangan tersebut diatasi dengan melakukan penyesuaian strategi berbasis data, meningkatkan kualitas visual dan pesan, serta berkolaborasi dengan tokoh atau komunitas lain untuk memperluas jejaring. Penelitian ini memberikan wawasan tentang pent-ingnya inovasi, adaptasi, dan konsistensi dalam dakwah digital. Temuan ini juga menegaskan bahwa keberhasilan dakwah di era modern sangat bergantung pada kemampuan mengelola media digital secara kreatif dan responsif terhadap dinamika platform yang digunakan.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis inovasi manajemen dakwah di era digital yang diterapkan oleh komunitas Hijrah Boosters. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini mengkaji strategi komunitas dalam memanfaatkan media sosial untuk menyebarkan pesan-pesan keislaman. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Hijrah Boosters mengadopsi berbagai inovasi, termasuk penggunaan platform populer seperti Instagram, Facebook, dan Threads, serta pemanfaatan fitur-fitur interaktif untuk menjangkau audiens yang lebih luas. Komunitas ini juga menghadapi tantangan seperti persaingan konten dan perubahan algoritma media sosial, yang diatasi dengan konsistensi konten, penjadwalan unggahan, dan evaluasi rutin yang berfokus pada dampak perilaku audiens. Hasil penelitian ini memberikan wawasan tentang pentingnya inovasi dan adaptasi dalam dakwah digital untuk mencapai efektivitas dalam menyampaikan pesan-pesan agama di era modern.
Cite
CITATION STYLE
Alfiani, & Qudratullah. (2025). INOVASI MANAJEMEN DAKWAH DI ERA DIGITAL PADA KOMUNITAS HIJRAH BOOSTERS. Masjiduna : Junal Ilmiah Stidki Ar-Rahmah, 8(1), 27–32. https://doi.org/10.52833/masjiduna.v8i1.258
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.