SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: FENOMENOLOGI MODERASI BERAGAMA ISLAM DAN KRISTEN DI MALUKU BERDASARKAN BUDAYA PELA GANDONG

  • Dominggus D
N/ACitations
Citations of this article
62Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Dalam kehidupan masyarakat yang majemuk pada masa kini, moderasi merupakan pembahasan yang menarik untuk diperbincangkan. Maluku merupakan daerah percontohan dalam hal moderasi beragama. Pelaksanaan moderasi di Maluku dapat berjalan optimal karena didasarkan pada berbagai kearifan lokal yang salah satunya adalah Pela Gandong. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Systematic Literature Review (SLR) terhadap artikel jurnal yang terbit pada tahun 2018-2022. Dalam penelitian terdapat tiga research question yakni apakah Pela Gandong memiliki peranan dalam moderasi beragama Islam dan Kristen di Maluku? Faktor apakah yang mempengaruhi Pela Gandong dapat berperan dalam moderasi beragama Islam dan Kristen di Maluku? Bagaimana bentuk dalam moderasi beragama Islam  dan Kristen di Maluku dalam Pela Gandong? Adapun hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah Pela Gandong memiliki peranan dalam moderasi beragama Islam dan Kristen di Maluku. Adapun penyebab dari begitu kuat peranan Pela Gandong dalam moderasi beragama di Maluku disebabkan Pela Gandong itu sendiri sebagai ikatan persaudaraan yang sudah terbangun sejak zaman leluhur. Mengenai bentuk, Pela Gandong dalam moderasi beragama di Maluku adalah persaudaraan antar dua negeri (desa) yang dirumuskan dalam bentuk perjanjian di mana kedua pihak harus menyepakati dan tidak boleh melanggar satu sama lain.

Cite

CITATION STYLE

APA

Dominggus, D. (2023). SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: FENOMENOLOGI MODERASI BERAGAMA ISLAM DAN KRISTEN DI MALUKU BERDASARKAN BUDAYA PELA GANDONG. Melo: Jurnal Studi Agama-Agama, 3(1), 19–38. https://doi.org/10.34307/mjsaa.v3i1.126

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free