TRADISI MEMBURU KEPALA MANUSIA DI NIAS SELATAN TAHUN 1886 PADANOVEL TANAH PARA PENDEKAR KARYA VANNI PUCCIONI (KAJIAN ANTROPOLOGI SASTRA)

  • Maulinda R
  • Barus J
N/ACitations
Citations of this article
10Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Novel Tanah Para Pendekar karya Vanni Puccioni menceritakan petualangan seorang antropolog asal Florence, bernama Elio Modigliani di Pulau Nias Selatan tahun 1886. Sepanjang perjalanan, Elio Modigliani menemukan tradisi di daerah Pulau Nias. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan novel Tanah Para Pendekar mengenai tradisi pada isi cerita novel Tanah Para Pendekar, mendeskripsikan pandangan dan sikap masyarakat dalam atau luar terhadap tradisi memburu kepala manusia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian pada novel Tanah Para Pendekar menunjukkan bahwa adanya tradisi yang meliputi daerah Pulau Nias yaitu perdagangan budak dan memburu kepala manusia, akan tetapi yang dominan dalam isi cerita novel adalah tradisi memburu kepala manusia. Pandangan masyarakat Pulau Nias terhadap tradisi memburu kepala manusia yaitu tradisi yang memiliki nilai dan arti, sikap yang digunakan dengan menjalankan tradisi tersebut. Sedangkan, pandangan Elio Modigliani sebagai masyarakat luar Pulau Nias yaitu berdiri pada pendirian dantak gentar dengan sikap yang mengandalkan kecerdasan dan membina hubungan baik oleh masyarakat Pulau Nias.Kata kunci : Antropolgi, Novel, dan Tradisi Memburu

Cite

CITATION STYLE

APA

Maulinda, R., & Barus, J. L. (2021). TRADISI MEMBURU KEPALA MANUSIA DI NIAS SELATAN TAHUN 1886 PADANOVEL TANAH PARA PENDEKAR KARYA VANNI PUCCIONI (KAJIAN ANTROPOLOGI SASTRA). Jurnal Serunai Bahasa Indonesia, 18(1), 13–21. https://doi.org/10.37755/jsbi.v18i1.340

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free