Pengaruh Perlakuan Organomatrixpriming Terhadap Peningkatan Mutu Fisiologis Benih Cabai (Capsicum annuum L.)

  • Ratnaningtyas F
  • Pudjihartati E
N/ACitations
Citations of this article
7Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh organomatrixpriming dalam memperbaiki mutu fisiologis benih cabai. Benih yang digunakan adalah benih cabai varietas Ciko yang telah disimpan selama dua tahun dengan daya berkecambah 74,67%. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan faktor tunggal. Terdapat delapan perlakuan dan lima ulangan. Bahan organomatrixpriming yang diujikan adalah akuades, air kelapa, pupuk organik cair plus, tauge, tauge fermentasi, bonggol pisang, bonggol pisang fermentasi. Organomatrixpriming dilakukan menggunakan media zeolit selama 4 hari, kemudian dilanjutkan dengan pengujian perkecambahan menggunakan metode UKDdp. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian perlakuan pupuk organik cair plus dan bonggol pisang fermentasi dapat memperbaiki viabilitas benih cabai serta memenuhi standar daya berkecambah benih menurut Balitsa dan SNI yaitu ≥85%. Tetapi organomatrixpriming yang lain tidak berpengaruh nyata terhadap peningkatan viabilitas dan vigor benih. Perlakuan tauge fermentasi justru menurunkan seluruh variabel mutu fisiologis. Infeksi Aspergillus yang menyebabkan benih busuk dan tumbuh abnormal saat pengujian perkecambahan paling tinggi terdapat pada perlakuan tauge.  Kata kunci : benih cabai, organomatrixpriming, viabilitas, vigor

Cite

CITATION STYLE

APA

Ratnaningtyas, F. R., & Pudjihartati, E. (2019). Pengaruh Perlakuan Organomatrixpriming Terhadap Peningkatan Mutu Fisiologis Benih Cabai (Capsicum annuum L.). Buletin Anatomi Dan Fisiologi, 4(1), 45–54. https://doi.org/10.14710/baf.4.1.2019.45-54

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free