BANK’S PROFITABILITY IN INDONESIA: CASE STUDY OF ISLAMIC BANKS PERIOD 2008-2012

  • Nahar F
  • Prawoto N
N/ACitations
Citations of this article
83Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Perbankan syariah adalah sektor industri yang berkontribusi mempengaruhi pertumbuhan ekonomi negara. Karena perlu untuk mengendalikan kualitas kinerja bank, sebagai regulator perbankan, Bank Indonesia memiliki tanggung jawab untuk menilai kinerja keuangan bank, antara lain untuk melihat tingkat profitabilitas dengan menggunakan rasio Return on Assets (ROA). Tujuan dari penelitian ini untuk menguji secara empiris model yang menghubungkan faktor-faktor seperti inflasi, Produk Domestik Bruto (PDB), Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum atau Capital Adequacy Ratio (CAR), Rasio Deposito Berjangka (FDR), Rasio Operasional Non Performing (NPF) dan Beban Operasional atas Laba Usaha (BOPO) terhadap profitabilitas Bank Syariah di Indonesia mulai Januari 2008 sampai Desember 2012. Studi ini menggunakan data panel bank syariah dari laporan keuangan bulanan yang dipublikasikan oleh Bank Indonesia. Temuan empiris menunjukkan bahwa inflasi, PDB, NPF secara statistik berpengaruh positif signifikan terhadap profitabilitas bank, sementara CAR, FDR dan BOPO memiliki pengaruh yang negatif dan signifikan secara statistik terhadap profitabilitas bank. Karena masyarakat lebih suka melakukan transaksi seperti menabung dan menginvestasikan uangnya dengan bank yang kinerjanya bagus, sehingga secara tidak langsung hal ini turut berkontribusi untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Cite

CITATION STYLE

APA

Nahar, F. H., & Prawoto, N. (2017). BANK’S PROFITABILITY IN INDONESIA: CASE STUDY OF ISLAMIC BANKS PERIOD 2008-2012. Jurnal Ekonomi & Studi Pembangunan, 18(2). https://doi.org/10.18196/jesp.18.2.4043

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free