Abstract
Penelitian ini mengkaji bentuk-bentuk simbiosis pada tumbuhan melalui observasi lapangan di kawasan perkotaan, pedesaan, dan area alami di Indonesia, dengan fokus mengidentifikasi interaksi mutualisme, komensalisme, serta parasitisme yang memengaruhi struktur dan stabilitas ekosistem. Data dikumpulkan secara sistematis melalui pencatatan visual, dokumentasi fotografis, dan deskripsi spesies, mencakup contoh mutualisme seperti penyerbukan lebah pada tumbuhan berbunga serta asosiasi mikoriza yang meningkatkan penyerapan nutrisi, komensalisme pada epifit seperti anggrek (Phalaenopsis spp., Dendrobium spp.) dan paku (Asplenium nidus) yang tumbuh pada pohon inang tanpa merugikan, serta parasitisme oleh tali putri (Cuscuta spp.) dan benalu (Loranthus spp., Dendrophthoe spp.) yang menyebabkan gangguan pertumbuhan hingga kematian inang melalui haustoria. Hasil menunjukkan simbiosis berperan fundamental dalam dinamika ekosistem, mendukung produktivitas primer, biodiversitas vertikal, dan adaptasi, meskipun parasitisme menimbulkan tantangan ekologis-ekonomis, sehingga diperlukan studi lanjutan untuk strategi konservasi dan pengelolaan di tengah perubahan lingkungan.
Cite
CITATION STYLE
Ulhanisa, R., Mawarni, S., & Sari, S. M. (2026). Hubungan Simbiotik antara Organisme Hidup. EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, 5(3), 2485–2492. https://doi.org/10.56832/edu.v5i3.2662
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.