Abstract
Perilaku hidup bersih dan sehat merupakan suatu hal yang sangat penting dan menjadi tantangan tersendiri dalam mewujudkan kesehatan masyarakat. Hal ini disebabkan karena disamping kesadaran masyarakat akan hidup sehat masih diragukan, sarana untuk berperilaku hidup bersih dan sehat dimasyarakat pun dirasakan masih sangat terbatas. Era Otonomi Daerah saat ini menuntut pemerintah daerah memberikan peningkatan pelayanan kepada masyarakat di semua sektor pembangunan. Salah satu bentuk pelayanan dasar yang menjadi tugas dan tanggung jawab pemerintah daerah Kabupaten/Kota adalah penyedian kebutuhan air minum dan sanitasi yang sangat berkaitan erat dangan kondisi kesehatan masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengatahui Implementasi Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) di Desa Masingai I Kecamatan Upau Kabupaten Tabalong. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis deskriptif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam langsung kepada 5 informan dan data sekunder diperoleh dari Pemerintah Desa Masingai I. Teknik Analisis Data yang digunakan merupakan teknik analisa data model interaktif yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) di Desa Masingai I Kecamatan Upau Kabupaten Tabalong dikategorikan Terimplementasi. Kata Kunci : Implementasi, Kebijakan, PAMSIMASClean and healthy living behavior is crucial and poses its own challenges in achieving public health. This is due to the fact that, aside from the questionable awareness of the community towards healthy living, the facilities for practicing clean and healthy living are also perceived to be very limited. The current era of Regional Autonomy demands local governments to improve services to the public across all sectors of development. One of the basic services that is the duty and responsibility of regional governments (Regencies/Municipalities) is the provision of drinking water and sanitation, which is closely related to public health conditions. The purpose of this research is to understand the implementation of the Community-Based Drinking Water and Sanitation Program (PAMSIMAS) in Masingai I Village, Upau District, Tabalong Regency. This research uses a qualitative method with descriptive analysis. The data used in this study include both primary and secondary data. Primary data were obtained through in-depth interviews with 5 informants, while secondary data were obtained from the Masingai I Village Government. The data analysis technique used is an interactive model which includes data condensation, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that the implementation of the Community-Based Drinking Water and Sanitation Program (PAMSIMAS) in Masingai I Village, Upau District, Tabalong Regency is categorized as successfully implemented. Keywords: Implementation, Policy, PAMSIMAS
Cite
CITATION STYLE
Alya Nidia Yuliana, & Rahmi Hayati. (2025). IMPLEMENTASI PROGRAM PENYEDIAAN AIR MINUM DAN SANITASI BERBASIS MASYARAKAT (PAMSIMAS) DI DESA MASINGAI I KECAMATAN UPAU KABUPATEN TABALONG. JAPB, 8(1), 438–448. https://doi.org/10.35722/japb.v8i1.1183
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.