Abstract
Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya kemampuan berpikir kritis pelajar dalam kegiatan belajar adalah belum diterapkannya bahan ajar yang dapat memberikan stimulus untuk meningkatkan berpikir kritis, seperti penggunaan LKPD Penelitian ini bertujuan untuk merancang Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Model Discovery Leraning dalam pembelajaran IPAS. Penelitian ini menguji kelayakan LKPD serta mengidentifikasi tanggapan dari peserta didik dan pendidik terhadap penggunaan LKPD berbasis Discovery Leraning. Metode yang digunakan adalah ADDIE. Instrumen penelitian meliputi lembar validasi, angket peserta didik, dan angket respon pendidik. Hasil validasi ahli materi menunjukkan rata-rata skor 0,8409 dengan kriteria “tinggi”, validasi ahli bahasa rata-rata skor 0,8036 dengan kriteria “tinggi”, dan validasi ahli media rata-rata skor 0,7522 dengan kriteria “cukup tinggi”. Hasil uji coba lapangan terhadap LKPD berbasis Discovery Leraning pada materi tumbuhan sumber kehidupan di bumi menunjukkan respon pendidik dengan rata-rata skor 86 dalam kategori “sangat baik”, respon peserta didik dengan rata-rata memenuhi kriteria “Sangat baik dan Sangat Sesuai” dengan persentase 85%, serta respon pendidik terhadap penggunaan LKPD mencapai persentase 86% dan n-gain dengan skor 0,7 dalam kategori “sedang”.
Cite
CITATION STYLE
Trirahayu, S., Egatri, D., Pramudiyanti, P., & Dewi, P. S. (2024). Pengembangan LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik) IPAS Berbasis Discovery Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Berfikir Kritis Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Penelitian Inovatif, 4(3), 1307–1316. https://doi.org/10.54082/jupin.503
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.