GEOKIMIA ORGANIK DAN KANDUNGAN MINYAK PADA SERPIH SILAT, DI DAERAH NANGA SILAT, KABUPATEN KAPUAS HULU, PROVINSI KALIMANTAN BARAT

  • Tobing R
N/ACitations
Citations of this article
7Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Serpih minyak merupakan salah satu sumber energi alternatif pengganti minyak bumi konvensional. Di Indonesia, serpih minyak tersebar di banyak tempat, salah satunya Serpih Silat berumur Eosen Atas. Penelitian geokimia organik dan kandungan minyak yang dilakukan pada Serpih Silat di daerah Nanga Silat, Kapuas Hulu bertujuan untuk mengetahui  kelimpahan, tipe, kematangan termal, kuantitas minyak, asal mula dan lingkungan pengendapan material organik yang terkandung di dalam conto batuan. Metode yang dipakai adalah menganalisis, mengkompilasi, dan mengestimasi data hasil analisis TOC (TotalOrganic Carbon), retort, pirolisis, ekstraksi dan GC (Gas Chromatography). Plot silang antara TOC terhadap PY, HI terhadap OI, dan T terhadap HI dan hasil analisis retort memperlihatkan bahwa material organik memiliki potensi yang baik hingga sangat baik untuk menghasilkan hidrokarbon, merupakan kerogen Tipe II (oil prone) dan Tipe III (gas prone), berada pada tahap awal matang, dan jumlah rata-rata kandungan minyak yang dihasilkan sebesar 4,55 liter/ton batuan. Dari hasil analisis kromatografi diperoleh bentuk konfigurasi alkana normal dua puncak (bimodal) yaitu C17 dan C27, C17 dan C28, serta C17 dan C23, serta Plot silang antara pristana/nC17 dan fitana/nC18 mengindikasikan adanya kontribusi material organik asal tumbuhan tinggi/darat dan alga lakustrin/laut pada kondisi oksidasi dan reduksi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Tobing, R. L. (2014). GEOKIMIA ORGANIK DAN KANDUNGAN MINYAK PADA SERPIH SILAT, DI DAERAH NANGA SILAT, KABUPATEN KAPUAS HULU, PROVINSI KALIMANTAN BARAT. Buletin Sumber Daya Geologi, 9(2), 10–21. https://doi.org/10.47599/bsdg.v9i2.124

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free