PEMETAAN KEKUATAN DAN KEPENTINGAN STAKEHOLDER DALAM PENGEMBANGAN EKOWISATA MANGROVE DI PULAU BAAI BENGKULU

  • Izzudin M
N/ACitations
Citations of this article
60Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kawasan mangrove merupakan Kawasan yang tidak terlalu menarik dalam pengembangan wisata. Namun Kawasan mangrove menyimpan potensi pariwisata yang dapat terus dikembangkan. Pengembangan wisata ini menuntut adanya aktor atau stakeholder yang sangat penting peranannya. Paper ini menjelaskan bagaimana peran stakeholder punya peranan yang besar dalam keberhasilan pengembangan ekowisata mangrove di Pulau Baai , Bengkulu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah indepth interview kepada stakeholder yang berperan dakam pengembangan ekowisata sebanyak 18 informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) stakeholder yang paling berperan dalam pengembangan ekowisata adalah masyarakat lokal (civil society) dan (2) pengaruh yang besar dialam penentuan keberhasilan pengembangan ekowisata dipengaruhi oleh kekuatan lurah sebagai penguasan lokal

Cite

CITATION STYLE

APA

Izzudin, M. (2021). PEMETAAN KEKUATAN DAN KEPENTINGAN STAKEHOLDER DALAM PENGEMBANGAN EKOWISATA MANGROVE DI PULAU BAAI BENGKULU. SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial Dan Budaya, 23(2), 129–152. https://doi.org/10.23960/sosiologi.v23i2.141

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free