Abstract
Latar Belakang: Perubahan perkembangan biologis, ditandai dengan keremajaan secara biologi yaitu di mulainya haid (menstruasi). Pada masa remaja ini biasanya dismenorea yang dialami adalah dismenorea primer. Nyeri haid dapat diatasi dengan kebiasaan minum jamu kunyit asam. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kebiasaaan minum jamu kunyit asam terhadap keluhan dismenor pada remaja putri. Metode: Model penelitian yang digunakan adalah penelitian observasional dengan pendekatan croosectional. Kelompok dibedakan antara kelompok yang mempunyai kebiasaan minum jamu kunyit asam dan tidak. Teknik Sampel dengan menggunakan purposive sampling. Sampel yang digunakan ada 60 remaja putri. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner kemudian dianalisis dengan distribusi frekuensi dan Chi Square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa remaja putri yang tidak memiliki kebiasaan mengkonsumsi jamu kunyit asam mempunyai kemungkinan mengalami dismenorea primer sebesar 0,0306 kali lebih besar daripada remaja putri yang memiliki kebiasaan mengkonsumsi jamu kunyit asam. Simpulan: Remaja putri yang mempunyai kebiasaan minum jamu kunyit asam tidak mengalami keluhan dismenor.
Cite
CITATION STYLE
Kurnia Sugiharti, R., & Febriana, D. (2021). KEBIASAAN MINUM JAMU KUNYIT ASAM DALAM MENGATASI KELUHAN DISMENOR PADA REMAJA PUTRI. Jurnal Kebidanan Indonesia, 12(2). https://doi.org/10.36419/jki.v12i2.497
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.