FILSAFAT ILMU (STUDI TENTANG URGENSI DESAIN ILMU ISLAM)

  • Baso A
N/ACitations
Citations of this article
31Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Konsensus para filosof, bahwa objek filsafat pada awalnya sangat lebih luas dibanding dengan objek ilmu yang hanya terbatas pada persoalan empiris saja, sedangkan filsafat mencakup objek empiris maupun non-empiris. Namun, dalam perkembangannya, filsafat menjadi bagian dari ilmu itu sendiri (terspesialisasi), seperti filsafat religius, filsafat hukum, filsafat China, filsafat India, filsafat Pancasila, filsafat ilmu dan sebagainya. Alasannya filsafat tidak boleh terus-menerus diawang-awang. Dalam artian filsafat harus membimbing ilmu, apalagi sekarang ini ilmu sudah dilanda disintegrasi karena munculnya arogansi dan kompartementalisasi antara satu bidang ilmu dengan ilmu lainnya. Hal ini berbahaya terutama jika ilmu itu sudah lepas dari induknya (Islam), yakni ilmu sudah menjadi sekuler. Dalam perspektif ini ilmu sebagai kajian filsafat sangat kursial untuk dibahas. Karena itu, desain ilmu seharusnya dikembalikan kepada induknya (Islam) supaya ilmu bersih dari noda dan kepentingan komunitas tertentu yang sudah melekat pada diri ilmu itu. Mengembalikan ilmu kepada induknya, InsyaAllah ilmu akan memberikan keberkahan sebagaimana kaidah yang mengatakan al ilmu nurun

Cite

CITATION STYLE

APA

Baso, A. S. (2021). FILSAFAT ILMU (STUDI TENTANG URGENSI DESAIN ILMU ISLAM). Jurnal Ilmiah Islamic Resources, 17(2), 63. https://doi.org/10.33096/jiir.v17i2.83

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free