Abstract
Nyeri merupakan hal yang sangat umum dirasakan dalam perawatan di rumah sakit. Nyeri dapat mempengaruhi kondisi fisik dan psikologis terutama pada anak. Nyeri yang tidak ditangani dengan baik dapat menyebabkan konsekuensi jangka panjang, termasuk sensitivitas nyeri yang meningkat, gangguan fungsi kekebalan tubuh, dan perubahan perilaku. Manajemen nyeri pada anak selama hospitalisasi harus dilakukan dengan pendekatan multidisipliner. Teknik nafas dalam merupakan Teknik yang umum digunakan dalam mengurangi nyeri. Studi kasus ini adalah memodifikasi Teknik nafas dalam dengan menggunakan kincir angin sebagai media serta untuk mengevaluasi apakah teknik tersebut dapat mengurangi intensitas nyeri pada anak. Metode yang digunakan yaitu One Group Pe-Post Test tanpa kelompok pembanding. Pengukuran nyeri menggunakan Wong Baker Face Scale. Hasil studi yang didapatkan terdapat pengaruh yang signifikan terhadap Teknik nafas dalam dengan menggunakan kincir angin terdahap nyeri saat dilakukan injeksi intravena.
Cite
CITATION STYLE
Oktandora, N. S., & Irdawati, I. (2025). Pengaruh Teknik Deep Breathing dengan Meniup Kincir Angin Dalam Mengurangi Intensitas Nyeri Pada Anak Saat Dilakukan Injeksi Intravena. Jurnal Ners, 9(2), 1966–1970. https://doi.org/10.31004/jn.v9i2.42410
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.