Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh banyaknya penyiangan dan jarak tanam terhadap pertumbuhan dan produksi bawang merah (Allium cepa.L), dilaksanakan di desa Jiken Kecamatan Tulangan Kabupaten Sidoarjo, pada bulan Januari sampai Maret 2019. Percobaan disusun secara faktorial menggunakan rancangan acak kelompok dengan 2 faktor dan diulang 3 kali Faktor pertama adalah banyaknya penyiangan yang terdiri dari 1x (P1), 2x (P2), 3x (P3). Faktor kedua yaitu jarak tanam yang terdiri dari 10x10 cm (J1), 10x15 cm (J2), 10x20 cm (J3). Variabel yang diamati adalah panjang tanaman, jumlah daun, diameter umbi, jumlah umbi perrumpun, berat basah perrumpun, berat basah per petak, berat kering per rumpun, berat kering per petak, dan indeks panen. Hasil analisis menunjukkan antara perlakuan banyaknya penyiangan dan perlakuan jarak tanam terjadi interaksi yang berbeda nyata pada variabel berat kering per tanaman, berat kering per petak, dan indeks panen. Perlakuan banyaknya penyiangan 1x (P1) dengan jarak tanam 10 x 15 cm (J2) menghasilkan berat paling baik (1399,87 gr).
Cite
CITATION STYLE
Septian, A. A. (2020). PENGARUH PENYIANGAN DAN JARAK TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI BAWANG MERAH (Allium cepa.L). Jurnal Rhizobia, 2(2), 101–111. https://doi.org/10.36985/rhizobia.v9i2.311
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.