Abstract
Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi dalam bidang pemerintahan diwujudkan dengan sebuah sistem yang disebut dengan egovernment atau electronic government. E-government merupakan suatu sistem dimana pemerintah menggunakan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi khususnya internet dalam memberikan pelayanan dan juga informasi kepada publik. Di Kecamatan Panekan Kab. Magetan telah menerapkan sistem Egovernment, salah satunya adalah Desa Tapak yang mewujudkan (E-government) dengan menyediakan situs website resmi untuk dapat diakses oleh masyarakat melelui website tapak.magetan.go.id yang diharapkan dapat diakses untuk meningkatkan kualitas layanan dan membuat informasi lebih mudah diakses oleh masyarakat. Diluncurkannya website resmi tersebut bertujuan untuk membuka ketersediaan akses informasi yang dibutuhkan oleh masyarakat sekaligus menjembatani komunikasi antara Pemdes Tapak dengan masyarakat guna membangun ruang atau media aspirasi warga. E-government juga merupakan sebuah sistem yang akan mengintegrasikan instansiinstansi pemerintah yang ada serta mempermudah jalur bagi masyarakat luas dalam mengakses berbagai informasi yang dibutuhkan. Dengan adanya E-Government sangat di harapkan dapat lebih meningkatkan organisasi dan manajemen pemerintahan dan juga meningkatkan efektivitas dan efisiensi .Dengan menggunakan Sistem Informasi Desa untuk membuat e-government lebih baik, pemerintah desa harus dapat secara konsisten mempertahankan prinsip-prinsip keterbukaan, akuntabilitas, dan transparansi, serta pemerintahan berbasis teknologi informasi.Dengan demikian pengelolaan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik di lingkup Pemerintah Daerah merupakan Urusan Pemerintahan Wajib yang tidak berkaitan Pelayanan Dasar yang diselenggarakan oleh Pemdes. Tujuan Penelitian ini ialah untuk mengetahui bagaimana Penerapan E-Government Guna Mendukung Transparansi Dan Keterbukaan Informasi Publik Berbasis Web Di Desa Tapak dan mengetahuai faktor penghambat pemerintah desa dalam menerapkan E-government guna mendukung transparansi dan keterbukaan informasi publik berbasis web Di Desa Tapak Kabupaten Magetan. Metode penelitian ini menggunakan Pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pendekatan ini digunakan untuk mendapatkan gambaran secara mendalam mengenai penerapan e-government di Desa Tapak, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan dengan menganalisis tiga indicator yaitu Support, Capacity, Value. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan aparat pemerintah desa, observasi langsung terhadap penggunaan situs web, dan studi dokumen yang relevan. Hail penelitian yaitu Support (Dukungan): Sosialisasi awal telah dilakukan, tetapi banyak masyarakat masih kesulitan mengakses website karena rendahnya literasi digital. Capacity (Kapasitas): 1. Anggaran : Belum ada alokasi khusus untuk pengembangan website 2. Infrastruktur: Fasilitas seperti komputer masih minim dan using 3. SDM: Usia perangkat desa yang sudah tua dan keterbatasan keahlian teknologi menjadi kendala, meski ada harapan dengan perangkat baru. Value (Manfaat): Website memudahkan akses informasi dan layanan tanpa harus ke kantor desa, menghemat waktu dan biaya. Namun, kendala seperti jaringan internet dan data yang belum lengkap masih perlu diperbaiki.Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi dalam bidang pemerintahan diwujudkan dengan suatu sistem yang disebut egovernment atau electronic government. E-government merupakan suatu sistem dimana pemerintah memanfaatkan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi khususnya internet dalam memberikan pelayanan dan informasi kepada masyarakat. Di Kecamatan Panekan Kabupaten Magetan telah diterapkan sistem Egovernment salah satunya Desa Tapak yang mewujudkan (E-government) dengan menyediakan website resmi yang dapat diakses oleh masyarakat melalui website tapak magetan yang diharapkan dapat diakses dengan mudah untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan membuat informasi menjadi lebih mudah diakses oleh masyarakat. Peluncuran website resmi ini bertujuan untuk membuka ketersediaan akses informasi yang dibutuhkan oleh masyarakat sekaligus menjembatani komunikasi antara Pemerintah Desa Tapak dengan masyarakat dalam rangka membangun ruang atau media aspirasi warga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Implementasi E-Government untuk Mendukung Transparansi dan Keterbukaan Informasi Publik Berbasis Web di Desa Tapak dan untuk mengetahui faktor penghambat pemerintah desa dalam mengimplementasikan E-government untuk mendukung transparansi dan keterbukaan informasi publik berbasis web di Desa Tapak Kabupaten Magetan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pendekatan ini digunakan untuk memperoleh gambaran yang mendalam tentang implementasi e-government di Desa Tapak Kecamatan Panekan Kabupaten Magetan dengan menganalisis tiga indikator yaitu Support, Capacity, Value. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan aparat pemerintah desa, observasi langsung penggunaan website, dan studi dokumen relevan. Hasil penelitian adalah Support: Sosialisasi awal sudah dilakukan, namun masih banyak masyarakat yang kesulitan mengakses website dikarenakan literasi digital yang rendah. Capacity: 1. Anggaran: Belum ada alokasi khusus untuk pengembangan website 2. Prasarana: Sarana seperti komputer masih minim dan terpakai 3. Sumber Daya Manusia: Usia aparat desa yang sudah tua dan keterbatasan keahlian teknologi menjadi kendala, meskipun ada harapan dengan perangkat yang baru. Nilai: Situs web memudahkan akses informasi dan layanan tanpa harus datang ke kantor desa, sehingga menghemat waktu dan biaya. Namun, kendala seperti jaringan internet dan data yang tidak lengkap masih perlu diperbaiki.
Cite
CITATION STYLE
Titis Ayu Angganten. (2024). Penerapan E-Government Guna Mendukung Transparansi Dan Keterbukaan Informasi Publik Di Desa Tapak Kabupaten Magetan. Jurnal Sosial Humaniora, 2(1), 1–10. https://doi.org/10.70214/vyb31023
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.