Membincang Ayat-ayat Muhkam Dan Mutasyabih

  • Firdausi M
N/ACitations
Citations of this article
12Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

<p>Al Quran telah menjadi pedoman bagi seluruh umat muslim di dunia. Al Quran tidak bisa diperbandingkan dengan kitab-kitab Nabi sebelumnya yang telah diturunkan oleh Allah. Oleh karena itu ia menjadi mukjizat terbesar, teragung, terindah sepanjang masa dalam dinamika kehidupan manusia. Bahkan dengan mukjizatnya, menjadi landasan prinsip hidup, filosofi hidup yang relevan serta tak pernah kunjung padam meski harus senantiasa bergesekan dengan alur pikir manusia yang selalu berkembang. Hal itu bisa dibuktikan dengan semakin percaya manusia  pada setiap huruf, lafad, kalimat  yang teruntai dengan logika bahasa, sehingga yakin akan kebenarannya.  Namun dalam memahami al Quran manusia, khususnya umat muslim masih menemukan kesulitan dalam memahami arti secara benar, sebab dalalm didalamnya terdapat ayat-ayat yang masih memerlukan penjelasan lebih lanjut. Dalam kajian studi Islam hal tersebut biasa disebut dengan ayat-ayat muhkam dan mutasyabihat. Dalam memahami kedua masalah tersebut para ulamapun banyak berselisih pendapat, meskipun pada subtansinya sama-sama benar, hanya caranya yang berbeda.</p>

Cite

CITATION STYLE

APA

Firdausi, M. A. (2015). Membincang Ayat-ayat Muhkam Dan Mutasyabih. ULUL ALBAB Jurnal Studi Islam, 16(1), 80. https://doi.org/10.18860/ua.v16i1.2930

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free