Studi Deskriptif Kualitatif tentang Hambatan Komunikasi Fotografer dan Model dalam Proses Pemotretan

  • Wiksana W
N/ACitations
Citations of this article
7Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Setiap individu tidak lepas dari proses komunikasi dalam kehidupan sehari-hari. Begitupun halnya terjadi pada seorang fotografer. Fotografer tidak bisa lepas dari interaksi sosial atau biasa disebut human relation, baik dalam berkomunikasi dengan foto model, asisten, tim, dan lingkungan sekitarnya. Bidang fotografi yang paling sering terjadi interaksi di antara manusia adalah fotografi model, karena pada bidang ini objek fotonya adalah manusia. Dalam penelitian ini, penulis melihat adanya interaksi antara fotografer dan modelnya. Penelitian ini bertujuan mengungkapkan hambatan komunikasi antara fotografer dan model dalam proses pemotretan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Dalam hal ini, teknik pengumpulan data tersebut dilakukan dengan wawancara mendalam, pengamatan, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian tentang hambatan komunikasi dalam interaksi fotografer dan foto model dalam proses pembuatan karya foto terjadi secara bervariasi, mulai dari hambatan psikologis, hambatan semantik, dan hambatan pengetahuan. Pada prinsipnya, hambatan komunikasi inilah yang terjadi antara fotografer dan model dalam proses pemotretan. 

Cite

CITATION STYLE

APA

Wiksana, W. A. (2017). Studi Deskriptif Kualitatif tentang Hambatan Komunikasi Fotografer dan Model dalam Proses Pemotretan. MediaTor (Jurnal Komunikasi), 10(1), 121. https://doi.org/10.29313/mediator.v10i1.2661

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free