Journal article

PERANAN KEBERADAAN MASJID AGUNG DEMAK DALAM PERKEMBANGAN KEHIDUPAN SOSIAL EKONOMI DAN BUDAYA MASYARAKAT KELURAHAN BINTORO KECAMATAN DEMAK KABUPATEN DEMAK

Purwanto P ...see all

DIMENSI, vol. 2, issue 1 (2014)

  • 1

    Readers

    Mendeley users who have this article in their library.
  • N/A

    Citations

    Citations of this article.
Sign in to save reference

Abstract

Masjid Agung Demak merupakan akulturasi budaya Hindu dan Islam, merupakan bukti kebesaran Kerajaan Demak. Wali Sanga beserta dukungan masyarakat berhasil mendirikan masjid ini pada tahun 1479 Masehi. Pada permulaannya Masjid ini digunakan untuk kegiatan syiar agama Islam. Di dalam perkembangannya, Masjid Agung Demak dipergunakan tidak untuk kegiatan peribadatan saja, tetapi aktifitas sosial ekonomi dan budaya masyarakat mewarnai keberadaan masjid yang bernilai historis adan artistik yang tinggi ini. Dengan aktifitas sosial ekonomi dan budaya di masjid tersebut, menjadikannya sebagai salah satu destinasi masyarakat di kota Demak. Kenyataan ini menjadikan Masjid Agung Demak berperan di dalam perkembangan kehidupan sosial ekonomi dan budaya masyarakat Kelurahan Bintoro Kecamatan Demak Kabupaten Demak. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui keadaan masyarakat Kelurahan Bintoro Kecamatan Demak, mengetahui sejarah perkembangan Masjid Agung Demak, mengetahui peranan keberadaan Masjid Agung Demak dalam perkembangan kehidupan sosial ekonomi dan budaya masyarakat Kelurahan Bintoro Kecamatan Demak, dan untuk mengetahui kendala yang dihadapi, upaya dan hasil yang sudah dicapai masyarakat Kelurahan Bintoro Kecamatan Demak Kabupaten Demak. Penelitian ini menggunakan teknik deskriptif kualitatif dengan mengambil subjek penelitian masyarakat Kelurahan Bintoro, tokoh masyarakat, pedagang di kawasan Masjid Agung, Pemerintah Desa, dan Dinas Pariwisata Kabupaten Demak. Instrumen penelitian menggunakan interview, observasi, dan dokumentasi. Validitas didapatkan dengan menggunakan triangulasi data, yaitu dengan cara membandingkan dan mengecek balik derajat kebenaran suatu informasi yang diperoleh dari alat dan waktu yang berbeda dari penelitian kualitatif. Hasil penelitian dan pembahasan dalam penelitian ini menyimpulkan bahwa Masjid Agung Demak sangat berpengaruh terhadap kegiatan sosial ekonomi dan budaya masyarakat Kelurahan Bintoro. Pemugaran Masjid Agung yang dilakukan dari tahun 1480 hingga tahun 1987 merupakan usaha untuk  menjaga dan melestarikan situs dan artefak bersejarah, sehingga aktifitas sosial di  Masjid Agung dan sekitarnya semakin meningkat. Masyarakat Kelurahan Bintoro dan sekitrnya telah merasakan dampak secara langsung yaitu; kesejahteraan dan kemakmuran. Dari aktifitas sosial di lingkungan Masjid tersebut dapat dianalisa kendala yang dihadapi masyarakat, upaya dan hasil yang dapat dicapainya. Koordinasi dan komunikasi adalah salah satu jalan yang sudah ditempuh, sehingga dapat meningkatkan kerjasama, dukungan, dan hubungan yang saling menguntungkan antara pihak pemerintah, pengelola Masjid Agung, dan masyarakat dalam menjaga keberlangsungan kegiatan sosial ekonomi dan budaya masyarakat di kawasan Masjid Agung Demak dan sekitarnya.   Kata Kunci : Masjid Agung Demak, sosial ekonomi dan budaya

Get free article suggestions today

Mendeley saves you time finding and organizing research

Sign up here
Already have an account ?Sign in

Find this document

There are no full text links

Authors

  • Purwanto Purwanto

Cite this document

Choose a citation style from the tabs below

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free