Perkembangan Kota Malang pada Jaman Kolonial (1914-1940)

  • Handinoto
  • 7

    Readers

    Mendeley users who have this article in their library.
  • N/A

    Citations

    Citations of this article.

Abstract

Perubahan morpologi kota-kota di dunia ketiga termasuk juga di Indonesia dewasa ini semakin cepat terasa. Perubahan tersebut menurut banyak ahli perkotaan tidak saja terjadi di pusat kota, tapi bahkan juga terjadi di daerah pinggiran. Salah satu sebab utama dari kejadian tersebut adalah proses globalisasi yang sekarang secara cepat melanda kota-kota di dunia ketiga. Tulisan ini mencoba menelusuri riwayat perkembangan kota Malang (1914-1940), yang dianggap sebagai salah satu hasil perencanaan kota yang terbaik di Hindia Belanda pada waktu itu. Tujuan utamanya adalah memberikan gambaran yang jelas tentang proses perkembangannya sebagai pertimbangan untuk perkembangan kota tersebut dimasa datang.

Author-supplied keywords

  • Staf Pengajar Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaa

Get free article suggestions today

Mendeley saves you time finding and organizing research

Sign up here
Already have an account ?Sign in

Find this document

There are no full text links

Authors

  • Handinoto

Cite this document

Choose a citation style from the tabs below

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free