Kasus radikalisme atau terorisme di Indonesia banyak terjadi, salah satunya cara untuk menderadikalisasi melalui bidang pendidikan yaitu dengan pembelajaran Pendidikan Agama Islam sebagai salah satu upaya untuk mendorong arus radikalisme harus dilakukan dengan cara komprehensif, dimulai dengan desain perencanaan dan kurikulum melalui proses penyiapan, pengayaan dan atau penguatan terhadap berbagai kompetensi yang telah ada, mendesain proses pembelajaran yang dapat mengembangkan sikap siswa untuk mampu menghormati hak-hak orang lain tanpa membedakan latar belakang ras, agama, bahasa dan budaya, dan tanpa membedakan mayoritas atau minoritas. Nilai-nilai pendidikan anti radikalisme yang diintegrasikan pada pembelajaran PAI meliputi citizenship, compassion, courtesy, fairness, moderation, respect for other, respect for the creator, self control, dan tolerance. Dengan demikian pendidik dapat mengembangkan sikap siswa untuk mampu menghormati hak-hak orang lain tanpa membedakan latar belakang ras, agama, bahasa dan budaya, dan tanpa membedakan mayoritas atau minoritas.
CITATION STYLE
Dinata, F. R., Kuswadi, A., & Qomarudin, M. (2022). PAI dan Radikalisme. Al-I’tibar : Jurnal Pendidikan Islam, 9(2), 83–91. https://doi.org/10.30599/jpia.v9i2.1709
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.