Baja adalah logam paduan dengan besi sebagai unsur dasar dan karbon sebagai unsur paduan utamanya. Kandungan karbon dalam baja berkisar antara 0.2% hingga 2.1% berat sesuai grade-nya. Fungsi karbon dalam baja adalah sebagai unsur pengeras. Unsur paduan lain yang biasa ditambahkan selain karbon adalah mangan, krom, vanadium, dan nikel. Dengan memvariasikan kandungan karbon dan unsur paduan lainnya, berbagai jenis kualitas baja bisa didapatkan. Penambahan kandungan karbon pada baja dapat meningkatkan kekerasan dan kekuatan tariknya, namun di sisi lain membuatnya menjadi getas serta menurunkan keuletannya. Proses heat treament atau proses perlakuan panas yang dilakukan terhadap sesuatu material dalam hal ini logam dengan tujuan untuk mendapatkan sifat mekanik tertentu (sesuai dengan keinginan). Untuk mencapai tujuan tersebut pada umumnya dengan melakukan kombinasi pengoperasian antara pemanasan dan pendinginan. Material dipanaskan pada temperature tertentu, ditahan dengan waktu penahanan tertentu dan diikuti dengan pendinginan dengan laju pendinginan tertentu.
CITATION STYLE
Setiawan, A., & Tambunan, H. E. P. (2022). PENGARUH PROSES QUENCHING-TEMPERING DALAM MENINGKATKAN SIFAT MEKANIK PIPA LOW CARBON STEEL LOW ALLOY GRADE J55 MENJADI GRADE P110. Journal of Metallurgical Engineering and Processing Technology, 2(2), 75. https://doi.org/10.31315/jmept.v2i2.6533
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.