Abstrak Usaha kecil dan UMKM penghasil kerupuk pasir diwilayah Dsn.Sumbergayu, Ds.Klurahan, kec.Ngronggot kab.Nganjuk saat ini masih banyak menggunakan metode penggorengan manual dengan menggunakan tenaga manusia sebagai andalan utama. Sistem penggorengan manual yang menggunakan tenaga manusia masih menggunakan bahan bakar kayu yang dimasukkan ke dalam tungku dan membuat temperature di ruang penggorengan menjadi sangat panas sehingga membuat pekerja menjadi cepat lelah dengan keadaan tersebut dan dianggap kurang efisien. Salah satu solusi untuk menambah efisiensi dan produktifitas yaitu dengan melakukan modifikasi mesin penggoreng kerupuk menjadi semi-otomatis dengan bahan bakar gas elpiji yang dilengkapi pengatur suhu. Modifikasi mesin penggoreng kerupuk pasir semi otomatis ini bertujuan agar proses produktivitas pada penggorengan kerupuk pasir lebih optimal sehingga tidak dibutuhkan tenaga kerja tambahan dan temperatur di sekitar penggorengan lebih stabil. Modifikasi mesin penggoreng ini dimulai dari melakukan survei lapangan sehingga diperoleh gambaran mesin penggorengan yang ada sekarang, pengerjaan dibagi menjadi dua komponen utama sehingga dalam proses manufaktur lebih mudah pengerjaannya. Komponen pertama adalah sistem mekanis dan yang kedua sistem elektrik, sistem mekanis terdiri dari chasis, drum penggorengan, gear box, pully dan motor listrik sedangkan sistem elektrik terdiri dari panel dan elektrik mikrokontroller ATMEGA. Pada dasarnya mesin ini nantinya bisa digerakkan dengan menggunakan semi-otomatis dan juga bisa dengan penggerak manual. Kata Kunci: Krupuk Pasir, Penggorengan, Produktivitas
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.
CITATION STYLE
Ponidi, P., & Rouf, Z. (2021). Modifikasi Mesin Penggoreng Krupuk Pasir Manual Menjadi Semi Otomatis Dengan Mikrokontroller Bahan Bakar Gas Elpiji. Humanism : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(3), 235. https://doi.org/10.30651/hm.v2i3.10292