KUANTIFIKASI DNA PADA MAHASISWA PEROKOK DAN BUKAN PEROKOK DI UNIVERSITAS NEGERI MEDAN KECAMATAN MEDAN TEMBUNG KOTA MEDAN PROVINSI SUMATERA UTARA

  • Purba K
  • Junitha I
  • Wirasiti N
N/ACitations
Citations of this article
36Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Identifikasi individu merupakan suatu hal yang sangat penting dalam forensik. DNA dapat diperoleh dari seluruh bagian tubuh dengan profil yang sama pada setiap orang. Epitel mukosa mulut merupakan salah satu sumber DNA yang sering digunakan untuk identifikasi individu karena dalam pengambilannya menggunakan metode swab yang  tidak menyakiti probandus. Merokok merupakan salah satu perilaku yang banyak dilakukan oleh anak-anak muda/remaja. Asap rokok sangat mempengaruhi sel-sel pada mukosa mulut hal tersebut terjadi karena merupakan radikal bebas. Radikal bebas adalah senyawa oksigen reaktif yang merupakan senyawa dengan elektron yang tidak berpasangan. Deoxyribonucleic acid (DNA) adalah polimer asam nukleat yang tersusun secara sistematis dan merupakan pembawa informasi genetik yang diturunkan kepada keturunannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kuantitas dan kualitas  DNA pada mahasiswa perokok dan mahasiswa bukan perokok di Universitas Negeri Medan Kecamatan Medan Tembung Kota Medan Provinsi Sumatera Utara. Sampel diambil dengan metode swab yaitu epitel mukosa dari 60 probandus yang terdiri dari 30 probandus mahasiswa perokok dan 30 probandus mahasiswa bukan perokok yang berumur 18-22 tahun. Bagian pipi dalam probandus diswab mulai dari bagian belakang hingga kedepan dengan satu arah. Pada penelitian ini ekstraksi DNA dilakukan menggunakan larutan chelex yang bertujuan untuk memisahkan DNA dari protein, uji kuantitas DNA dengan spektrofotometer dan uji kualitas DNA dengan gel agarose. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kuantitas DNA pada sampel mukosa mulut sebesar 1,96 ng/µL pada probandus mahasiswa perokok dan sebesar 6,92 ng/µL pada probandus mahasiswa bukan perokok dan. Hasil uji kualitas menggunakan elektroforesis pada gel agarose menunjukkan pada mahasiswa perokok ada pendaran pita tipis dan pada beberapa sampel tidak ada pendaran pita sama sekali. Sedangkan pada probandus mahasiwa bukan perokok ada beberapa sampel yang terlihat ada pendaran pita tipis dan smear.

Cite

CITATION STYLE

APA

Purba, K. A., Junitha, I. K., & Wirasiti, N. N. (2022). KUANTIFIKASI DNA PADA MAHASISWA PEROKOK DAN BUKAN PEROKOK DI UNIVERSITAS NEGERI MEDAN KECAMATAN MEDAN TEMBUNG KOTA MEDAN PROVINSI SUMATERA UTARA. SIMBIOSIS, 10(2), 173. https://doi.org/10.24843/jsimbiosis.2022.v10.i02.p05

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free