Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Tingkat Kemampuan Berpikir Kreatif (TKBK) Matematis siswa kelas XI dari SMAN terakreditasi A di kota Surabaya. Peneliti mengembangkan dua masalah matematika materi lingkaran dimana siswa-siswa diminta untuk menyelesaikan dengan cara yang berbeda di setiap masalah. Subjek penelitian ini adalah 186 siswa SMAN 2 Surabaya, dimana kedua masalah yang telah dikembangkan tersebut dibagikan kepada subjek penelitian. Penyelesaian siswa dinilai menggunakan rubrik holistik kemudian diidentifikasi ketercapaian dari tiga indikator berpikir kreatif. Indikator tersebut adalah kefasihan, fleksibilitas dan kebaruan. Hasilnya menunjukkan bahwa siswa-siswa tersebut dimana yang tergolong sangat kreatif (TKBK 4), kreatif (TKBK 3), cukup kreatif (TKBK 2), kurang kreatif (TKBK 1) atau tidak kreatif (TKBK 0) secara berturut-berturut sebanyak 5,4 %; 8,6%; 5,9%, 67,7% dan 12,4%. Dengan kata lain, 80,1% siswa-siswa tersebut tergolong kurang kreatif dan tidak kreatif. Kondisi tersebut terjadi karena kebiasaan penyelesaian siswa-siswa didasarkan pada rumus-rumus yang dipelajarinya di kelas. Banyak siswa yang kurang berani mengembangkan kreatifitas berpikir lebih jauh dari bekal yang sudah dimilikinya.
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.
CITATION STYLE
Prastiti, T. D., Tresnaningsih, S., & Mairing, J. P. (2018). TINGKAT KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS SISWA SISWA SMAN DI SURABAYA. AdMathEdu : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, Ilmu Matematika Dan Matematika Terapan, 8(1), 83. https://doi.org/10.12928/admathedu.v8i1.11122