Berdasarkan Identifikasi permasalahan sekolah mitra, maka dilakukan skala prioritas pengembangan kompetensi pedagogik sebagai kebutuhan mendasar guru SD Duri Kepa 05. Kebutuhan pengembangan kompetensi pedagogik perlu dilakukan terutama terkait dengan komunikasi instruksional guru yang masih sangat membutuhkan proses komunikasi yang dipola dan dirancang secara khusus untuk mengubah perilaku siswa dalam komunitas tertentu ke arah yang lebih baik. Terlebih ketika “Belajar dari Rumah (Pembelajaran Daring)” dilakukan pada masa pandemi covid-19, maka permasalahan tersebut semakin mencuat dan relasi interaksi edukatif dan tindakah humanis menjadi fokus dari sebuah kompetensi pedagogik guru. Rekomendasi solusi permasalahan dilakukan melalui kegiatan pendampingan dan pemberdayaan Pola Komunikasi Instruksional sebagai peningkatan kompetensi pedagogik. Penguasaan kompetensi terhadap pola komunikasi instruksional dibentuk melalui pemahaman pengetahuan konsep dan keterampilan terhadap metode Student Centered Learning baik ketika belajar dilakukan di sekolah ataupun belajar di rumah (daring). Metode yang digunakan adalah melalui Sosialisasi, Refleksi diri dan Pemetaan, Pengembangan Kompetensi, Pengukuran dan Evaluasi Program. Hasil pelaksanaan kegiatan menununjukkan hasil meningkatnya pengetahuan guru mengenai konsep dasar pola komunikasi instruksional dan keterampilan komunikasi instruksional adalah dari 40% menajdi 90% dengan rerata peningkatan 83%.
CITATION STYLE
Susanto, R., Syofyan, H., Febriani, E., Nisa, M. A., Oktafiani, O., Yolanda, Y. D., … Nurlinda, B. D. (2021). PKM Pemberdayaan Keterampilan Model Komunikasi Instruksional Guru SD Duri Kepa 05. International Journal of Community Service Learning, 5(2). https://doi.org/10.23887/ijcsl.v5i2.36635
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.