Deteksi Central Serous Chorioretinopathy dengan Faktor Risiko Kehamilan dengan Menggunakan Optical Coherence Tomography

  • John A
  • Sumual V
N/ACitations
Citations of this article
14Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Latar belakang : Central serous Chorioretinopathy merupakan kondisi dimana neurosensory retina terlepas karena terjadinya penumpukan cairan serous pada lapisan Retinal pigment epithelium. Salah satu faktor risiko terjadinya CSC ialah kehamilan. Ilustrasi kasus: Kami melaporkan sebuah kasus pasien Central serous Chorioretinopathy dengan faktor risiko kehamilan. Pasien berusia 24 tahun datang dengan keluhan kedua mata kabur setelah melahirkan anak pertama. Pasien tidak memiliki riwayat mata kabur atau penggunaan kacamata sebelumnya. Pemeriksaan dengan amsler grid menunjukkan metamorphopsia. Pada pemeriksaan segmen posterior ditemukan warna kekuningan pada sekitar fovea dan bagian makula tampak agak menonjol pada kedua mata. Pemeriksaan penunjang dengan menggunakan OCT menunjang penegakan diagnosis. Terapi pada pasien ini diberikan roboransia berupa pyridoxine dan pasien menunjukkan perbaikan pada hari ke 90. Kesimpulan: Optical Coherence Tomography dapat digunakan sebagai modalitas penunjang medik yang membantu dalam penegakan diagnosis dan melihat perjalanan penyakit Central Serous Chorioretinopathy.

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Cite

CITATION STYLE

APA

John, A., & Sumual, V. (2019). Deteksi Central Serous Chorioretinopathy dengan Faktor Risiko Kehamilan dengan Menggunakan Optical Coherence Tomography. Ophthalmologica Indonesiana, 45(2), 61. https://doi.org/10.35749/journal.v45i2.186

Readers' Seniority

Tooltip

Researcher 1

100%

Readers' Discipline

Tooltip

Medicine and Dentistry 2

67%

Psychology 1

33%

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free