Tujuan Penelitian pembelajaran inovatif adalah : 1) Terdapat peningkatan prestasi belajar siswa menggunakan larutan penyangg menggunakan kombinasi eksperimen dengan model inquiri terbimbing. 2) Respon siswa pada pembelajaran larutan penyangga menggunakan media pisang kepok sebagai pengganti obat antasida. 3) Kontribusi kombinasi model inquiri terbimbing dengan metode eksperimen menggunakan media pisang kepok terhadap peningkatan prestasi belajar kimia. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang digunakan dalam penelitian dengan 2 siklus setiap siklus terdiri atas 3 tindakan. Hasil penelitian pembelajaran menujukan Prestasi belajar siswa pembelajaran larutan penyangga menggunakan kombinasi metode eksperimen dan model inquiri terbimbing meningkat dari ketuntasan 40% menjadi 93%. Kesalahan siswa terhadap larutan penyangga berkurang. Respon siswa pada pembelajaran larutan penyangga menggunakan kombinasi metode eksperimen dan inquiri terbimbing semakin tertarik dan menyenangkan siswa. Motivasi siswa untuk belajar kimia meningkat, terutama larutan penyangga. Penilaian ketrampilan praktikum dan hasil diskusi terhadap siswa kelas XIA 3 terendah 76 tertinggi 96 rata- rata kelas 86. Penilaian ketrampilan praktikum dan hasil pameran kelas XI A 2 terhadap semua siswa kelas XI IPA terendah 77 tertinggi 97 dan rata-rata 77. Hasil pengukuran pH mengunakan media pisang kepok dengan pembanding obat maag mendekati pH yang dapat menetralkan asam lambung. Pembelajaran larutan penyangga menggunakan media pisang kepok sebagai penerapan pembelajaran yang inovatif.
CITATION STYLE
Syailani, S. (2022). Mengembangkan Kemampuan Pencapaian Siswa dalam Materi Larutan Penyangga Dengan Bantuan Model Inkuiri Menggunakan Pisang Kepok Sebagai Pengganti Obat Maag Lambung. Jurnal PTK Dan Pendidikan, 8(1). https://doi.org/10.18592/ptk.v8i1.5068
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.