Hipertensi merupakan suatu penyakit yang tidak menular dengan prevalensi tertinggi di Indonesia. Hipertensi bisa mengakibatkan pecahnya maupun menyempitnya pembuluh darah otak. Apabila pembuluh darah otak pecah, maka timbulah perdarahan di otak dan apabila pembuluh darah otak menyempit, maka aliran darah keotak akan terganggu dan sel otak akan mengalami kematian. Solusi untuk mencegah terjadinya komplikasi lebih jauh yaitu dengan terapi penerapan pemberian jus tomat. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan Asuhan Keperawatan Gerontik pada Tn. S Dengan Hipertensi Melalui Pemberian Jus Tomat Di Wilayah Kerja Puskesmas Sei Langkai Kota Batam Tahun 2021. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah studi kasus yang dilakukan berdasarkan tahap-tahap asuhan keperawatan meliputi pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi, dan evaluasi keperawatan selama 7 kali kunjungan dari tanggal 08 September 2021 sampai dengan 14 September 2021. Hasil yang didapatkan saat pemberian terapi jus tomat dapat menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi dari tekanan darah 160/90 mmHg menurun menjadi 140/80 mmHg. Kesimpulan terapi pemberian jus tomat dapat menjadi salah sau pengobatan nonfarmakologis untuk menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi.
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.
CITATION STYLE
Badri, I. A., & Harefa, C. M. (2022). Studi Kasus: Penderita Hipertensi Dengan Penerapan Jus Tomat. JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR, 5(1), 6–11. https://doi.org/10.36984/jkm.v5i1.259