Tanaman alur (Suaeda maritima) merupakan tanaman yang tumbuh di rawa bergaram dan tanah berpasir yang kaya akan kandungan vitamin A. Tanaman alur merupakan salah satu tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku garam fungsional. Garam fungsional adalah garam yang mempunyai kandungan NaCl rendah (kurang dari 60%). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perbandingan pelarut air dan tepung alur terhadap kualitas garam fungsional alur. Pembuatan garam dilakukan dengan perlakuan pelarut air dan tepung tanaman alur yaitu 1:5, 1:10, 1:15 dan 1:20. Desain penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan 3 pengulangan. Parameter pengujian yang digunakan adalah uji kadar air, kadar abu, uji salinitas, uji NaCl, dan uji vitamin A. Berdasarkan hasil penelitian karakteristik mutu yang dihasilkan adalah perbedaan perbandingan rasio pelarut dengan tepung alur memberikan perbedaan nyata terhadap karakteristik mutu garam fungsional tanaman alur yaitu rendemen, kandungan kadar air, kandungan kadar abu, salinitas, NaCl dan vitamin A
CITATION STYLE
Nabilah, A., Maflahah, I., Supriyanto, S., & Asfan, D. F. (2024). Karakteristik Mutu Garam Fungsional Tanaman Alur (Suaeda maritima) Berdasarkan Perbandingan Rasio Pelarut dan Tepung Alur. Rekayasa, 17(1), 88–95. https://doi.org/10.21107/rekayasa.v17i1.21689
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.