Pada dasarnya kualitas dari sebuah pisau ditentukan oleh bahan dan proses pembuatan. Untuk pisau dengan bahan dasar logam dibuat dengan proses tempa. Proses penempaan menghaluskan struktur butir dan mengurangi proses permesinan. Butir yang halus searah dengan penempaan dapat meningkatkan kekuatan dan kekerasan pisau. Sebagai upaya untuk mengetahui pengaruh komposisi kimia dan temperatur penempaan terhadap kekerasan baja dan struktur mikro dari pisau, penelitian ini dilakukan. Pada penelitian ini dilakukan proses penempaan pada baja 0.5CCrMnSi dan JIS SUP 9. Penempaan dilakukan dalam tiga tahap siklus dengan dua variasi temperatur. Pada tahap pertama dan kedua penempaan dilakukan pada temperatur 1000 o C sampai 700 o C. Penempaan pada tahap 3 diberikan variasi, 750 o C sampai 600 o C untuk variasi 1 dan 650 o C sampai 500 o C untuk variasi 2. Dari penelitian ini didapatkan hasil bahwa pisau dengan penempaan temperatur variasi kedua memiliki peningkatan kekerasan yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan variasi satu. Struktur mikro dengan variasi temperatur kedua memiliki ukuran butir yang lebih kecil bila dibandingkan dengan variasi temperatur pertama. Terdapat pola pada permukaan pisau dengan bahan JIS SUP 9 dan 0.5CCrMnSi.
CITATION STYLE
Suprapto, A., & Suwarno, S. (2018). Pengaruh Temperatur Penempaan pada Baja 0.5CCrMnSi dan JIS SUP 9 terhadap Kekerasan dan Struktur Mikro. Jurnal Teknik ITS, 7(1). https://doi.org/10.12962/j23373539.v7i1.29615
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.