Metode Maudhu’i Dalam Menemukan Urgensitas Maknanya: Telaah Atas Sejarah dan Tokoh

  • Siti Fahimah
N/ACitations
Citations of this article
28Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tafsir Maudhu’i semakin dirasa penting terutama Ketika muncul banyak persoalan baru yang harus dipecahkan dan dicari pandangannya dalam perspektif al-Quran, hal itu terjadi sejak  masa modern karena dirasa bahwa pendekatan klasik yang lebih mengutamakan tahlili dan sifatnya menyeluruh dan tidak menukik pada satu persoalan. Oleh karenanya penelitian ini bertujuan untuk mengungkap model penafsiran Maudhu’i dalam memaparkan caranya untuk mencari makna signifikansinya dengan memulai mengkaji Sejarah dan tokoh yang terlibat di dalamnya, Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif denga kajian tokoh. Hasil dari penelitian ini adalah menunjukkan bahwa tafsir Maudhu’i secara praksis sudah dimulai sejak masa klasik contohnya Syatibi, tetapi menemukan momentumnya pada masa al-Kummi, kemudian diteruskan disempurnakan oleh al-Farmawi dengan menunjukkan Langkah-langkah penafsiran maudhu’i dengan sistematis, lalu oleh Bagr Sadr kemudian di Indonesia Qurais Syihab sebagai penggagasnya.

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Cite

CITATION STYLE

APA

Siti Fahimah. (2023). Metode Maudhu’i Dalam Menemukan Urgensitas Maknanya: Telaah Atas Sejarah dan Tokoh. Madinah: Jurnal Studi Islam, 10(2), 313–330. https://doi.org/10.58518/madinah.v10i2.2024

Readers over time

‘24‘2507142128

Readers' Seniority

Tooltip

Lecturer / Post doc 1

50%

PhD / Post grad / Masters / Doc 1

50%

Readers' Discipline

Tooltip

Computer Science 1

100%

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free
0