Latar Belakang; Ruptur perineum adalah perlukaan jalan lahir yang terjadi pada saat kelahiran bayi baik menggunakan alat maupun tidak menggunakan alat. Menurut World Health Menurut (WHO)terdapat 2,7 juta kasus rupture perineum pada ibu bersalin, diperkirakan akan mencapai 6,3 juta ditahun 2050. Di Asia rupture perineum dalam masyarakat, 50% dari kejadian rupture perineum di dunia.Tujuan; penelitian untuk mengetahui Faktor Yang Berhubungan Dengan Terjadinya Rupture Perineum Peda Ibu Bersalin Di Rsu Imelda Pekerja Indonesia Medan. Metode; Penelitian ini dilakukan dengan desain penelitian survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin dari bulan Juni-Oktober 2017 sebanyak 97 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan total populasi. Analisa data menggunakan analisis univariat menggunakan distribusi frekuensi dan analisis bivariat menggunakan data sekunder dengan hasil uji chi square. Hasil; Hasil penelitian di ketahui bahwa dari hasil uji chi-square diperoleh nilai ρ-value 0,022 < α (0,05), artinya ada hubungan paritas dengan rupture perineum. hasil uji chi-square diperoleh nilai ρ-value 0,038<0,05. berarti ada hubungan umur rupture perineum. Hasil uji chi-square diperoleh nilai ρ-value 0,043<0,05. berarti ada hubungan jarak kehamilan dengan rupture perineum. Hasil uji chi-square diperoleh nilai ρ-value 0,019<0,05. berarti ada hubungan berat badan bayi lahir dengan rupture perineu. di RSU Imelda Pekerja Indonesia Medan. Kesimpulan; Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada Hubungan Paritas, Umur, Jarak Kehamilan, berat badan bayi lahir dengan rupture perineum di RSU Imelda Pekerja Indonesia Medan.
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.
CITATION STYLE
Sigalingging, M., & Sikumbang, S. R. (2018). Faktor yang Berhubungan dengan Terjadinya Rupture Perineum Pada Ibu Bersalin di RSU Imelda Pekerja Indonesia Medan. Jurnal Bidan Komunitas, 1(3), 161. https://doi.org/10.33085/jbk.v1i3.3984