Ayam Bukan Ras atau Ayam Kampung sering dijumpai di daerah pedesaan dan hampir setiap rumah memeliharanya. Hal ini disebabkan oleh pemeliharaan ayam buras yang relatif mudah dan tidak membutuhkan modal besar, dapat menyesuaikan dengan serta dapat diusahakan oleh setiap lapisan masyarakat.. Namun, masih begitu banyak masalah dalam usaha ayam buras (ayam kampung) seperti tingkat kematian yang tinggi. Hal ini disebabkan latar belakang pemeliharaannya adalah untuk sekedar usaha sampingan dengan tujuan untuk diambil daging dan telurnya sebagai kebutuhan pangan keluarga, dan dapat dijual saat membutuhkan uang. Pada sisi lain, ayam kampung sebagai ternak yang belum mendapat sentuhan teknologi pecngembangan genetis, mempunyai beberapa kelemahan dilihat dari berbagai perspektif ekonomi, seperti kematian anak ayam yang tinggi, daya tumbuh yang lambat, dan produksi telur yang sangat rendah.Agar mempermudah dalam penyelesaian masalah untuk mendiagnosa penyakit pada ayam kampung maka dibuatlah sebuah program Sistem Pakar. Sistem Pakar membutuhkan sebuah metode yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan terkait mendiagnosa penyakit pada Ayam Kampung Menggunakan Metode Certainty Factor.Hasil dari Penelitian ini : Berdasarkan Permasalahan yang dibahas maka dibangunlah sebuah sistem pakar menggunakan metode Certainty Factor dalam menyelesaika masalah dalam menentukna jenis penyakit pada ayam kampung. Dari masalah-masalah yang ada, maka judul yang ditetapkan dalam penelitian ini adalah “Sistem Pakar Mendiagnosa Penyakit Pada Gallus Domesticus Dengan Menggunakan Metode Certainty Factor”.
CITATION STYLE
Ramadhan, M., Hutasuhut, M., Jaya, H., Sobirin, S., & Munthe, M. L. (2023). Implementasi Metode Certainty Factor Untuk Mendiagnosa Penyakit Pada Ayam Kampung. J-SISKO TECH (Jurnal Teknologi Sistem Informasi Dan Sistem Komputer TGD), 6(2), 424. https://doi.org/10.53513/jsk.v6i2.7949
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.