Kacang hijau merupakan salah satu tanaman leguminosae yang cukup penting di Indonesia yang posisinya menduduki tempat ketiga setelah kedelai dan kacang tanah. Pemberian pupuk organik Biourine sebagai penyuplai unsur hara bagi tanaman adalah untuk mendukung pertumbuhan dan produksi beberapa varietas kacang hijau terhadap pemberian pupuk organik Biourine. Dalam penelitian ingin diketahui seberapa besar respon dan produksi kacang hijau yang diberi pupuk organik Biourine yang terbuat dari bahan dasar urine sapi. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan dua faktor perlakuan. Masing-masing faktor terdiri dari 4 level dan 3 level, yang diulang sebanyak 3 kali. Perlakuan konsentrasi Pupuk Organik Cair Biourine menunjukkan pengaruh yang berbeda tidak nyata pada semua parameter yang diamati.Perlakuan varietas menunjukkan respon yang berbeda nyata terhadap parameter tinggi tanaman pada kacang hijau tidak bersertifikat (V1), jumlah cabang pada varietas Murai (V2), jumlah polong pada kacang hijau tidak bersertifikat (V1).Tidak terdapat interaksi antara konsentrasi (K) Pupuk Organik Cair Biourine dan Varietas (V) pada semua parameter.
CITATION STYLE
Wahyono, N. D., & Rahayu, S. (2016). APLIKASI PUPUK BIOURINE PADA BEBERAPA VARITAS KACANG HIJAU (Vigna radiata L) TERHADAP PRODUKSI KACANG HIJAU. Jurnal Ilmiah Inovasi, 14(1). https://doi.org/10.25047/jii.v14i1.93
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.