Abstract
Ancaman terjadinya kontaminasi yang disengaja pada rantai pasok pangan cenderung meningkat. Manajemen risiko dapat digunakan untuk menangani ancaman tersebut. Metode manajemen risiko seperti ISO 22000, Hazard Analysis and Critical Control Points (HACCP) hanya dapat diterapkan untuk menangani ancaman kontaminasi tidak disengaja. Tujuan penelitian ini adalah membuat model manajemen risiko kontaminasi yang disengaja pada rantai pasok susu pasteurisasi di Indonesia. Studi kasus menggunakan Threat Assessment Critical Control Point (TACCP) dilakukan di PT. XYZ untuk mengaplikasikan model. Hasil menunjukkan bahwa ancaman kontaminasi yang disengaja terdiri dari risiko food fraud dan risiko food defense. Ancaman pada produk susu pasteurisasi pada perusahaan ini dapat dikategorikan low risk dengan menerapkan tindakan preventif, deteksi, dan menghalangi. Keywords:
Cite
CITATION STYLE
Trimadya, N. M., Hardjomidjojo, H., & Anggraeni, E. (2018). SISTEM MANAJEMEN RISIKO KONTAMINASI PADA RANTAI PASOK PANGAN (STUDI KASUS : SUSU PASTEURISASI). Jurnal Teknologi Industri Pertanian, 28(2), 162–170. https://doi.org/10.24961/j.tek.ind.pert.2018.28.2.162
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.