HUBUNGAN BODY SHAMING DENGAN KEPERCAYAAN DIRI PADA REMAJA DI SMAN 1 PACITAN KABUPATEN PACITAN

  • Rolis L
  • Sugiarto A
  • Erawati E
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
25Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Terdapat 966 kasus penghinaan citra tubuh (body shaming) yang ditangani oleh polisi dari seluruh Indonesia sepanjang tahun 2018, 347 kasus selesai, baik melalui penegakan hukum maupun mediasi. Salah satu efek yang ditimbulkan dari tindakan body shaming ini adalah turunya kepercayan diri yang dimiliki oleh remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara body shaming dengan kepercayaan diri pada remaja di SMAN 1 Pacitan Kabupaten Pacitan.  Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari-April 2022 menggunakan desain penelitian kuantitatif metode korelasi dengan menggunakan pendekatan cross sectional. hasil karakteristik yang banyak menerima perilaku body shaming adalah jenis kelamin perempuan. Hasil uji kendall tau didapatkan nilai τ =0,003 (τ<0,05). Nilai koefisien korelasi sebesar -0,351 artinya hubungan keeratan rendah dan arah korelasinya negatif yaitu semakin tinggi body shaming maka kepercayaan diri korban semakin rendah. Ada hubungan antara body shaming dengan kepercayaan diri pada remaja di SMAN 1 Pacitan Kabupaten Pacitan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Rolis, L., Sugiarto, A., Erawati, E., & Suharsono, S. (2023). HUBUNGAN BODY SHAMING DENGAN KEPERCAYAAN DIRI PADA REMAJA DI SMAN 1 PACITAN KABUPATEN PACITAN. Jurnal Perawat Indonesia, 7(2), 1469–1479. https://doi.org/10.32584/jpi.v7i2.1535

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free