TAbstrakNirmana sebagai ilmu dasar pokok dalam seni rupa dan desain, sesungguhnya memiliki peranan penting dalam mewujudkan karya-karya seni rupa dan desain yang bernilai estetik, karena di dalamnya mencakup unsur-unsur titik, garis, bidang, warna, tekstur dengan prinsip-prinsip pengorganisasiannya adalah keseimbangan, kesatuan, kesederhanaan, kekontrasan dan keselarasan. Akan tetapi tidak sedikit yang memahami nirmana sebagai dasar yang konstruktif dalam mengolah elemen-elemen visual sebagai bagian dari proses kreatif dan imajinatif serta bernilai estetik. Penelitian ini bertujuan untuk memberi sudut pandang ilmu nirmana sebagai sesuatu yang konstruktif sebagai dasar seni rupa dan desain. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian kualitatif yang bersifat penelitian terapan. Adpun landasan teori yang digunakan adalah teori formalisme, yakni suatu kajian yang fokus terhadap bentuk dan struktur seni secara objektif. Landasan teori juga didukung dengan teori-teoti esetika dan nirmana. Adapun capaian hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa eksistensi nirmana sebagai bagian dari proses kreatif, imajinatif dan esetetik merupakan dasar yang sangat konstruktif dalam melahirkan karya-karya seni rupa dan desain baik dalam bentuk dua dimensi maupun tiga dimensi. AbstractNirmana, as a basic science in fine arts and design, actually has an important role in realizing works of art and design that have aesthetic value because it includes elements of points, lines, planes, colors, textures with the principles of organization being balance, unity, simplicity, contrast and harmony. However, not a few understand nirmana as a constructive basis in processing visual elements as part of the creative and imaginative process and aesthetic value. This study aims to provide a perspective on nirmana science as something constructive as the basis for art and design. This study uses a qualitative research methodology that is applied research. The theoretical basis used is the theory of formalism, which is a study that focuses on the form and structure of art objectively. Aesthetic and nirmana theories also support the theoretical foundation. The results of this study reveal that the existence of nirmana as part of the creative, imaginative, and aesthetic process is a very constructive basis in producing works of art and design both in two-dimensional and three-dimensional forms.
CITATION STYLE
MUBARAT, H., & ILHAQ, M. (2021). TELAAH NIRMANA SEBAGAI PROSES KREATIF DALAM DINAMIKA ESTETIKA VISUAL. Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan Dan Karya Seni, 23(1), 125. https://doi.org/10.26887/ekspresi.v23i1.397
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.