Saat ini program pemberdayan masyarakat telah menjadi bagian misi ormas keagamaan di Indonesia. Sebagai unsur non pemerintah dan bukan organisasi berorientasi bisnis perlu mengetahui kinerja program pemberdayaan tersebut menurut tingkat partisipasi petani. Dengan pendekatan penelitian deskripsi secara kuantitatif menggunakan kuesioner dalam pengumpulan data survei, diperoleh sebanyak 75 responden yang diambil di Kabupaten Bandung dengan teknik purposive sampling. Berdasarkan hasil perhitungan kumulatif diketahui partisipasi petani pada program pemberdayaan dalam kategori sedang pada kegiatan sosialisasi, dan kategori rendah pada kegiatan implementasi program. Hasil uji chi square pearson dan uji gamma diketahui usia petani memiliki korelasi secara positif dengan partisipasi dalam kegiatan implementasi, sementara pendidikan, penghasilan dan status petani memiliki korelasi yang negatif dengan partisipasi dalam kegiatan implementasi program. Karakteristik petani yang berkorelasi dengan partisipasi kegiatan perlu ditinjau oleh suatu ormas sebelum melaksanakan program pemberdayaan sebagai suatu strategi untuk keberhasilan program secara partisipatif.
CITATION STYLE
Ritonga, U. S. (2021). PEMBERDAYAAN PETANI OLEH ORMAS MENURUT TINGKAT PARTISIPASI DI KABUPATEN BANDUNG. Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis, 7(2), 1393. https://doi.org/10.25157/ma.v7i2.5398
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.