Non Performing Financing (NPF) merupakan salah satu indikator dalam menilai kinerja bank syariah. Tingkat NPF yang tinggi menunjukkan kinerja bank syariah yang rendah karena banyak terjadi pembiayaan bermasalah. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor yang memengaruhi NPF baik pada segmen mikro dan NPF secara umum. Nilai NPF dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain baik dari sisi internal dan eksternal seperti Financing to Deposit Ratio (FDR), Capital Adequacy Ratio (CAR), Net Operating Margin (NOM), Return On Equity (ROE), Inflasi, Nilai tukar dan Gross Domestic Product (GDP). Data uang digunakan data triwulan dari 3 bank syariah yaitu BNI Syariah, BRI Syariah dan BSM. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis deskriptif dan regresi data panel. Berdasarkan hasil analisis, variabel FDR, NOM dan ROE memiliki pengaruh signfikan negatif terhadap NPF secara umum. Pada NPF segmen mikro, variabel CAR, ROA dan BOPO memiliki pengaruh positif dan signifikan, sedangkan variabel NOM dan GDP memiliki pengaruh negatif dan signifikan. Kata kunci: bank syariah, NPF, NPF segmen mikro, pembiayaan
CITATION STYLE
Kuswahariani, W., Siregar, H., & Syarifuddin, F. (2020). ANALISIS NON PERFORMING FINANCING (NPF) SECARA UMUM DAN SEGMEN MIKRO PADA TIGA BANK SYARIAH NASIONAL DI INDONESIA. Jurnal Aplikasi Bisnis Dan Manajemen. https://doi.org/10.17358/jabm.6.1.26
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.